Oleh: dpdri2009 | September 19, 2008

Presiden: Kebersamaan Modal Utama dan Solusi Permasalahan Bangsa

Peringatan Nuzulul Al Qur’an

 

 

cahyo/presidensby.info)
Presiden SBY memberi sambutan pada acara Nuzulul Al Quran, di Masjid Agung Baitussalam, Purwokerto, Rabu (17/9) malam. (foto: cahyo/presidensby.info)

Purwokerto; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani menghadiri peringatan Nuzul Al Quran Tahun 1429 H/2008 M Tingkat Nasional di Masjid Agung Baitussalam, Purwokerto, Rabu (17/9) malam. Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al Quran Surat Al-Baqarah ayat 185-186 yang dibawakan Mu’min Mubarok, Juara I Putra MTQ Antar Bangsa di Kuala Lumpur. Saritilawah dibacakan Nuri Sabila Musalina.

Presiden SBY, Ibu Ani, dan lebih kurang 5000 hadirin yang hadir mendapatkan uraian hikmah Nuzul Al Quran dari Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat. “Alquran memiliki arti penting bagi umat Islam. Disamping sebagai sumber hukum dan doktrin keimanan, Al Quran juga bersifat historis,” kata Komaruddin. “Mendalami ajaran Allah adalah dengan mempelajari Al Quran. Tidak ada sebuah teks yang menghasilkan teks-teks lain sebanyak Alquran,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Presiden SBY menerima Tafsir Al Quran Indonesia yang disususn dari tahun 2004 hingga 2008 dari Tim Tafsir Departemen Agama. Menag Maftuh Basyuni dalam sambutannya menerangkan, pemerintah melalui Departemen Agama menaruh perhatian yang besar terhadap terjemahan dan tafsir Alquran. “Tujuan dibuatnya tafsir Al Quran adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan pemahan kitab suci secara mendalam. Tafsir ini dikerjakan selama 5 tahun dengan setiap tahunnya menyelesaikan tafsir sebanyak 5 juz,” jelas Maftuh. “Alhamdulillah sesuai dengan rencana, tahun 2008 ini dapat diterbitkan tafsir Al Quran 30 juz dalam 10 jilid,” terangnya.

Sementara itu Presiden SBY dalam sambutannya menyebutkan bahwa tema periangatan Nuzul Al Quran, Al Quran Sebagai Sumber Peradaban, sangat penting. “Melalui tema ini kita semua diajak untuk menjadikan Al Quran sebagai petunjuk dalam kehidupan kita, terutama dalam membangun peradaban umat manusia,” tegas Presiden SBY. “Al Quran tentu mengandung petunjuk untuk menjadi pegangan bagi kita yang ingin mencapai kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu dengan peringatan Nuzul Al Quran kali ini marilah kita renungkan kembali hikmah di balik peristiwa besar dan agung itu agar dapat membangkitkan semangat untuk membangun peradaban yang unggul, maju dan mulia,” lanjut Presiden.

Presiden SBY juga mengajak seluruh umat Islam untuk senantiasa menjunjung kebersamaan. “Kebersamaan adalah modal utama dan solusi bagi permasalahan bangsa. Al Quran memerintahkan kita untuk bersatu padu,” ujar SBY. “Bila diantara kita terdapat perbedaan, selayaknya perbedaan tersebut dikelola dengan baik. Mari kita jadikan semangat Nuzul Al Quran untuk meneguhkan momentum untuk bersatu,” SBY menyerukan.

Tampak hadir, antara lain, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, Bupati Banyumas Mardjoko, Menko Polhukkam Widodo A.S., Meneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Mensesneg Hatta Rajasa dan Seskab Sudi Silalahi. (osa

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: